oleh

Peran DPRD Sumsel Terhadap Eksistensi UMKM Kuliner Ditengah Pandemi Covid-19

PALEMBANG, palapariopers.com.- Eksistensi pandemi covid-19 bukan sekedar mengancam dari aspek kesehatan tapi juga berdampak buruk bagi perekonomian. Pandemi Covid-19 yang terjadi belakangan ini merupakan momok bagi setiap individu tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai tonggak penyokong perekonomian nasional.

Wabah Covid-19 membuat sektor ekonomi dan dunia usaha di Indonesia begitu terpukul. Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kelimpungan menghadapi bisnisnya yang terhambat bahkan mungkin tidak bakal selamat.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel HJ RA Anita Noeringhati SH MH memberi tips-tips bagi UMKM agar dapat bertahan di tengah tekanan pandemi Covid-19. Tips-tips tersebut disampaikan dalam acara Dialog Interaktif bersama pengurus Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) di aula gedung DPRD Provinsi Sumsel, Selasa (1/9/2020).

“Tips yang perlu dilakukan adalah fokus pada kebutuhan konsumen, kemudian terus berinovasi dan berkreasi, baik di level produk maupun pelayanan sesuai perubahan preferensi dan perilaku konsumen. Pada hari ini saya sengaja mengundang pelaku Jasaboga UMKM kuliner, karena di masa pandemi ini mereka juga termasuk salah satu yang terkena dampaknya. Dari dialog hari ini saya mendengarkan beberapa keinginan dari mereka, salah satunya pelatihan penggunaan gadget (marketing online). Kemudian bagaimana mengintegerasikan komunitas UMKM agar mereka juga tidak hanya fokus di kuliner saja tetapi bisa dalam usaha yang lainnya,” ungkap Anita.

Anita berharap peran Pemerintah bisa ikut membantu terutama di masa pandemi saat ini. “Di masa pandemi ini kita diminta untuk menyelesaikan permasalahan dari sektor kesehatan, ekonomi dan sosial,” pungkas Anita.

Ditempat yang sama Ketua PPJI Sumsel Puspa W Raharjo mengatakan, kegiatan ini merupakan gagasan pengurus PPJI yang bekerja sama dengan DPRD Provinsi Sumsel.

“Dalam hal ini kami menginginkan adanya edukasi yang berkenaan dengan kuliner, mengingat di masa pandemi ini semua bisnis tak terkecuali kuliner mengalami kemerosotan, untuk itulah kami memerlukan dukungan dari Pemerintah dan masukan untuk menguatkan perekonomian agar kembali stabil. Kami juga menginginkan adanya pelatihan-pelatihan seluruh pelaku UMKM, karna mengingat masih banyak yang belum paham (gaptek) berbisnis online, karena saat ini kebanyakan pemasaran serba online,” kata Puspa. (Andre)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya